Kegiatan » Kejati Jateng Serentak Kawal Dana Desa Senilai Rp 6,384 Triliun

Kejati Jateng Serentak Kawal Dana Desa Senilai Rp 6,384 Triliun

Friday, 15 September 2017

Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Jateng J. Hendrik Pattipeilohy yang juga Ketua TP4D Kejati Jateng, didampingi Bupati Purworejo Agus Bastian, Kajari Purworejo Abdul Khohar Affandi berdialog langsung dengan sejumlah kepala desa terkait penggunaan dana desa di Pendopo Bupati Puroworejo, Jawa Tengah Kamis (24/8).
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

PURWOREJO – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng secara serentak melakukan pengawalan dan pengamanan dana desa di Jateng. Tahun 2017 ini, Pemerintah Pusat mengalokasikan dana desa untuk Jateng total Rp. 6,383 Triliun.

Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Jateng J. Hendrik Pattipeilohy yang juga Ketua TP4D Kejati Jateng dihadapan 400 kepala desa di Kabupaten Purworejo mengatakan, hasil sosialiasi pengawalan dan pengamanan hari ini, yang dilakukan secara serentak diseluruh  Kejari di Jateng, para kepala desa perlu di dorong, dibimbing dan dituntun agar ketentuan yang menjadi payung hukum tidak dilanggar.

Kunjungan langsung Ketua TP4D Kejati Jateng tersebut di pendopo Kabupaten Purworejo, di dampingi Bupati Purworejo Agus Bastian, Kajari Purworejo Abdul Khohar Affandi untuk terlibat langsung mengawal dan mengamankan penggunaan dana desa.

Hendrik  berharap tidak ada  lagi pelanggaran, artinya pembangunan secara benar dapat dirasakan manfaatnya secara maksimal oleh masyarakat desa,sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan.

Menurutnya, total anggaran untuk jateng yang sebesar  Rp 6.383 triliun tersebut dapat didorong untuk penyerapan dan bukan untuk pelanggaran.

” Inilah yang kita maksimalkan, bahwa penggunaan dana desa tersebut didorong untuk penyerapan dan bukan untuk pelanggaran. Demikian juga Proses bimbingan lebih penting dari pada proses penindakan, ” kata dia Kamis (24/8).

Dirinya berharap, tidak ada lagi pelanggaran dan semua kepala desa mematuhi aturan hukum yang ada sehingga pembangunan bisa maksimal untuk masyarakat desa.

Sementara itu, Bupati Purworejo Agus Bastian mengatakan, semua kepala daerah dapat tertib menggunakan dana desa dan alokasi dana desa. Peningkatan jumlah dana desa membuat para kepala daerah penting mendapatjkan manfaat dengan adanya pengawalan dan pengamanan dari TP4D,sehingga nantinya tidak ada lagi pelanggaran.

Kepala Desa Purworejo Dwi Darmawan mengaku, siap atau tidak siap kepala desa di Purworejo harus siap, untuk mengelola dana desa. Dengan belajar, bekerjasama dengan SKPD dan meminta pengawalan dari Kejaksaan agar dalam menggunakan dana desa tidak ada pelanggaran dan berdampak hukum.



Kegiatan Lainnya
Tuesday, 17 April 2018

PENYULUHAN HUKUM PADA MASYARAKAT MANYARAN SEMARANG, PERLUNYA REMAJA SEKARANG MENDAPAT INFORMASI MENGENAI PENGGUNAAN GADGET DAN BAHAYA NARKOBA

  Kejati Jateng melaksanakan penyuluhan bagi remaja RW 1 Kelurahan Manyaran. Hadir sebagai narasumber Jaksa fungsional bid intelijen kejati jateng, Andy odang muhammad sunan...
Tuesday, 05 December 2017

UPACARA HUT KORPRI PADA KEJATI JATENG

Semarang, 29 Nopember 2017 – Dalam rangka peringatan HUT Korpri yang ke-46, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah mengadakan upacara yang berlangsung di halaman kantor Kejaksaan Tingg...
Tuesday, 05 December 2017

PENERANGAN HUKUM JAKSA MASUK SEKOLAH PADA SMPN 2 SEMARANG

Pada hari kamis tanggal 30 Nopember 2017 telah berlangsung kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS), acara yang berlangsung di SMPN 2 Semarang ini di ikuti oleh sekitar 200 siswa SMPN 2 ...
Friday, 15 September 2017

TP4D Kejati Jateng Minta Pembangunan RTH Bajomulyo Pati Disempurnakan

Kegiatan pekerjaan fisik Satker Pengembangan Kawasan Permukiman RTH Bajomulyo, Bendarwetan dan Kudukeras di Kecamatan Juwana . Kabupaten Pati Jawa Tengah, kemarin. Want create site...

PENCARIAN PERKARA

 

TAUTAN

 
 
 
 

STATISTIK PERKARA

 

STATISTIK JAKSA & PEGAWAI

 

RENJA KEJAKSAAN RI

 

RENJA KEJATI JATENG

 

BURONAN KEJATI

Jika Anda mempunyai informasi buronan ini, Anda dapat menghubungi:

+62-24-8413985