Berita » KEJATI JATENG BERHASIL EKSEKUSI UANG SEBESAR RP 7 MILIAR

KEJATI JATENG BERHASIL EKSEKUSI UANG SEBESAR RP 7 MILIAR

Tuesday, 24 July 2018

SEMARANG – Dalam kurun waktu Januari hingga Juli 2018, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah berhasil mengeksekusi uang pengganti kerugian negara sebesar Rp7.141.885.140, di berbagai tindak pidana ekonomi dan korupsi. “Eksekusi uang pengganti kerugian negara lebih dari Rp 7 miliar. Adapun eksekusi denda Rp1.068.283.000. eksekusi negara ini berdasarkan putusan hakim yang telah berkekuatan tetap,” ungkap Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Sadiman, saat memberikan keterangan pers dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-58 tahun 2018 di kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Jl. Pahlawan no 14.

Kajati juga mengatakan jika Kejaksaan juga berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp2.040.318.643. “Penyelamatan keuangan negara ini, dilakukan dalam proses penyidikan oleh kejaksaan. Terkait penuntutan tindak pidana korupsi, terdata ada 18 perkara dari penyidikan kejaksaan, sedangkan 32 perkaranya dari pihak kepolisian. Sementara, untuk penuntutan tindak pidana ekonomi dari penyidikan Bea Cukai ada sebanyak 14 perkara, sedangkan dari penyidikan Kanwil Pajak ada satu perkara,” tambah Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng, Heru Chairuddin.

Aspidsus juga mencatat, untuk total biaya persidangan selama semester pertama ini, mencapai Rp97.500, sedangkan untuk potensi kerugian negara, mencapai Rp 933.679.840, karena untuk potensi kerugian negara, perkara yang ditangani tengah dalam proses lidik, dan belum berkekuatan hukum tetap. Dikatakan, bahwa untuk perkara tertinggi dari capaian beberapa hal tersebut, dikatakan perkara korupsi merupakan perkara tertinggi, disusul perkara narkotika, dan perkara Bidang Pidana Umum (Pidum) lainnya.

“Capaian ini ternyata meningkat dari Januari-Juni 2017 lalu, dimana berarti, semakin banyak terdakwa yang lebih memilih membayar denda. Karena, jika dilihat dari hasil denda seluruh Jawa Tengah untuk Pidum dan Pidsu mencapai Rp 1,34 sekian miliar yang disetorkan ke negara atau sudah dikembalikan ke negara, sesuai dengan putusan persidangan,” paparnya.



Berita Lainnya
Tuesday, 14 August 2018

DIREKTUR PENGAMANAN PEMBANGUNAN STRATEGIS PADA JAKSA AGUNG MUDA BIDANG INTELIJEN JELASKAN MENGENAI UPAYA PENCEGAHAN PENYIMPANGAN DANA DESA

SEMARANG - Direktur Pengawasan Pembangunan Strategi Pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, Ranu Miharja menjadi pembicara dalam Sosialisasi Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Dae...
Tuesday, 31 July 2018

KEPALA KEJAKSAAN TINGGI JATENG LANTIK SEMBILAN JABATAN ESELON III

SEMARANG – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Sadiman, melantik dan mengambil sumpah Sembilan pejabat Eselon III di lingkungan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah (31/7). Kesembil...
Friday, 27 July 2018

JAKSA MASUK SEKOLAH DI SMA SEDES SAPIENTIAE SEMARANG

SEMARANG – Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah melalui Seksi Penerangan Hukum (Penkum) yang dipimpin langsung Sugeng Riyadi mendatangi SMA Sedes Sapientiae untuk melaksanakan kegiat...
Thursday, 26 July 2018

KEJATI JATENG NIKAHKAN MASSAL 21 PASANGAN

SEMARANG - Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Sadiman, memimpin rombongan arak-arakan peserta Kegiatan Nikah Massal sebelum melakukan prosesi pernikahan (17/7). Selain Kajati, tu...

PENCARIAN PERKARA

 

TAUTAN

 
 
 
 

STATISTIK PERKARA

 

STATISTIK JAKSA & PEGAWAI

 

RENJA KEJAKSAAN RI

 

RENJA KEJATI JATENG

 

BURONAN KEJATI

Jika Anda mempunyai informasi buronan ini, Anda dapat menghubungi:

+62-24-8413985