Berita » GADGET FREAK, HATESPEECH & DAMPAK HUKUMNYA

GADGET FREAK, HATESPEECH & DAMPAK HUKUMNYA

Friday, 26 May 2017

Semarang - Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah melalui seksi penerangan hukum melaksanakan Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMP 10 Jl. Mentri Supeno No 1, Mugassari, Semarang Selatan (24/5)

 Sebagai pembicara JMS kali ini adalah koordinator dari Kejati Jateng, R. Yusuf Wibisono dan dibantu oleh mahasiswa Undip Fakultas Fisip jurusan Komunikasi & Public Relation (PR). Tema yang diambil adalah mengenali hukum, Gadget Freak, hatespeech serta dampak hukumnya

 Dalam amanatnya, Yusuf juga memberikan pengarahan berkaitan tugas dan fungsi Jaksa secara umum dan menyampaikan materi terkait penegakan hukum, kewajiban para siswa dan tentang perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum yang dialami remaja, dengan slogan “Kenali Hukum Jauhi Hukuman”.

 "Seperti kita ketahui perkembangan teknologi saat ini memang pesat sekali. Jika tidak paham akan merugikan pemakainya," ujar Koordinator Kejati Jateng, Raharjo Yusuf Wibisono.

 "Kami merasa tersanjung dan senang sekali JMS memilih SMP 10 melaksanakan program. Harapan ke depan kami adalah memberi pencerahan terhadap para siswa agar tahu hukum dan jangan sampai berurusan dengan kejaksaan dan kepolisian," ucap Kepala Sekolah SMP 10 Semarang, Erwan Rahmat.

 Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah ini diharapkan dapat menumbuhkan motivasi pelajar/siswa untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan khususnya di bidang hukum, mengajak pelajar/siswa untuk mencegah terjadinya dekandensi moral di generasi muda, menghindari penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, minuman keras, pornografi, kenakan remaja, perkelahian antar pelajar dan potensi tindak pidana lainnya serta menumbuhkan pemahaman dan kesadaran tentang hak, kewajiban dan tanggungjawab sebagai generasi penerus cita-cita pembangunan bangsa.

 "Gunakan gadget secara bijaksana, pada tempat dan waktu yang tepat. Jangan membully. Jangan menyebarkan kebencian, memprovokasi dan terprovokasi dan selalu ingat hukum yang berlaku," pesan Yusuf kepada murid murid SMP 10.



Berita Lainnya
Wednesday, 07 February 2018

KEJATI JATENG MELAKSANAKAN PROGRAM JAKSA MENYAPA PADA LPP RRI SEMARANG

Semarang - Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi sepanjang tahun 2017 telah menangani sekitar 1800 perkara, meliputi 57 kasus korupsi dan banyak kasus yang masih dalam proses penyel...
Friday, 19 January 2018

LAUNCHING PROGRAM DIALOG INTERAKTIF “JAKSA MENYAPA” DAN MOU ANTARA KEJATI JATENG DENGAN RRI SEMARANG, SURAKARTA, PURWOKERTO

SEMARANG – Program baru produk Kejaksaan Republik Indonesia bertajuk “Jaksa Menyapa” resmi dilaunching sekaligus diperkenalkan secara serempak kepada insan K...
Wednesday, 10 January 2018

...
Wednesday, 10 January 2018

...

PENCARIAN PERKARA

 

TAUTAN

 
 
 
 

STATISTIK PERKARA

 

STATISTIK JAKSA & PEGAWAI

 

RENJA KEJAKSAAN RI

 

RENJA KEJATI JATENG

 

BURONAN KEJATI

Jika Anda mempunyai informasi buronan ini, Anda dapat menghubungi:

+62-24-8413985